Piala Dunia 2018 tinggal enam bulan lagi. Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, harus bijaksana dalam memilih skuatnya.
Hadapi Piala Dunia, Australia Tunjuk Van Marwijk
Buka Kongres, Ketum PSSI Beberkan Impian Timnas Indonesia
Nama-nama seperti Harry Kane, Raheem Sterling dan Dele Alli sepertinya sudah mendapat garansi bakal tampil di Piala Dunia 2018. Sementara untuk pemain lain, mereka harus bekerja keras dan menunjukkan kualitasnya.
Ada beberapa pemain yang tampil baik musim ini dan layak terpilih. Masalahnya, mereka sudah lama tak dipanggil Timnas Inggris.
Meski demikian, Southgate selalu membuka pintu bagi semua pemain dan bukan tak mungkin nama-nama di bawah ini bakal jadi andalan The Three Lions di Piala Dunia.
Berikut 3 pemain Inggris yang harus dapat kesempatan ke Piala Dunia:
1. Jesse Lingard
Lingard sedang di puncak penampilan bersama Manchester United. Pemain 25 tahun itu sudah melesakkan 12 gol dalam 31 pertandingan di semua kompetisi. Statistik ini bahkan lebih baik dari Dele Alli.
Lingard sudah mengoleksi 22 caps bersama Timnas Inggris. Akan tetapi, banyak yang percaya, ia dipanggil ke skuat Tiga Singa karena membela klub besar.
Namun, berdasarkan performa musim ini, Lingard sangat pantas jadi starter di Piala Dunia dan menemani Kane serta Sterling di lini depan.
2. Joe Gomez
Gomez jadi pilihan utama Liverpool di lini belakang musim ini. Ia sering menempati posisi bek kanan menyusul cedera panjang Nathaniel Clyne. Di Timnas Inggris, posisi bek kanan hampir pasti menjadi milik Kyle Walker atau Kieran Trippier. Namun, lain halnya untuk posisi bek tengah.
Sejauh ini, hanya John Stones yang konsisten, sementara Chris Smalling, Gary Cahill dan Phil Jones performanya naik turun. Kesempatan pun terbuka bagi Gomez untuk jadi pilihan utama di Piala Dunia.
3. Jack Wilshere
Setelah cukup lama cedera, Wilshere kembali ke permainan terbaiknya musim ini. Ia jadi senjata Arsene Wenger di lini tengah sejak awal Desember lalu. Wilshere bisa memberikan suplai bola fantastis untuk memanjakan pemain macam Kane dan Sterling.
Jika mampu mempertahankan kondisi dan permainannya hingga akhir musim, maka Southgate tak punya alasan untuk tak memanggil Wilshere ke Rusia.
Saturday, February 24, 2018
Menanti Kejutan Rusia di Piala Dunia 2018
Tak tampil di babak kualifikasi, Rusia cuma mengandalkan pertandingan persahabatan untuk menyiapkan diri menghadapi Piala Dunia. Sejauh ini, penampilan mereka tak bisa dibilang mengesankan.
Rusia lolos langsung ke Piala Dunia 2018 berkat status mereka sebagai tuan rumah. Saat seluruh dunia berjibaku bersaing di fase kualifikasi, Tim Beruang Merah hanya menjalani laga-laga ujicoba.
Tahun lalu di Piala Konfederasi, Rusia tak lolos dari fase grup setelah kalah bersaing dengan Portugal dan Meksiko. Cuma satu kemenangan dan dua kekalahan didapat Rusia dalam persaingan di Grup A yang juga dihuni Selandia Baru.
Setelah itu Rusia menjalani empat laga persahabatan. Hasilnya, mereka meraih satu kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah. Sebelum kick-off Piala Dunia, Rusia masih akan menghadapi dua laga ujicoba menghadapi Brasil dan Prancis.
Faktor tuan rumah akan jadi modal besar Rusia untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2018.
"Tentu saja itu (suporter) akan membantu, bahkan ada ungkapan 'keuntungan tuan rumah'. Dan saya yakin dengan bermain di kandang kami sendiri, di depan fans kami akan banyak membantu kami.
Bagaimana persiapan Rusia menghadapi Piala Dunia 2018? Strategi apa yang akan mereka pakai untuk lolos dari fase grup? Mampukah mereka mengikuti langkah Korea Selatan yang tampil mengejutkan saat jadi tuan rumah Piala Dunia 2002?
Rusia lolos langsung ke Piala Dunia 2018 berkat status mereka sebagai tuan rumah. Saat seluruh dunia berjibaku bersaing di fase kualifikasi, Tim Beruang Merah hanya menjalani laga-laga ujicoba.
Tahun lalu di Piala Konfederasi, Rusia tak lolos dari fase grup setelah kalah bersaing dengan Portugal dan Meksiko. Cuma satu kemenangan dan dua kekalahan didapat Rusia dalam persaingan di Grup A yang juga dihuni Selandia Baru.
Setelah itu Rusia menjalani empat laga persahabatan. Hasilnya, mereka meraih satu kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah. Sebelum kick-off Piala Dunia, Rusia masih akan menghadapi dua laga ujicoba menghadapi Brasil dan Prancis.
Faktor tuan rumah akan jadi modal besar Rusia untuk berbicara banyak di Piala Dunia 2018.
"Tentu saja itu (suporter) akan membantu, bahkan ada ungkapan 'keuntungan tuan rumah'. Dan saya yakin dengan bermain di kandang kami sendiri, di depan fans kami akan banyak membantu kami.
Bagaimana persiapan Rusia menghadapi Piala Dunia 2018? Strategi apa yang akan mereka pakai untuk lolos dari fase grup? Mampukah mereka mengikuti langkah Korea Selatan yang tampil mengejutkan saat jadi tuan rumah Piala Dunia 2002?
Bukan Pogba, Pelatih Prancis Andalkan Pemain Ini di Piala Dunia 2018
Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps menyebut satu pemain yang bakal bersinar di Piala Dunia 2018 mendatang. Dia adalah gelandang Tottenham Hotspur, Moussa Sissoko.
Prancis merupakan salah satu kandidat juara di Piala Dunia 2018 mendatang. Maklum, skuat mereka saat ini sedang memasuki masa emas.
Untuk stok gelandang pun, Prancis terbilang kelebihan stok. Selain Sissoko masih ada nama tenar lain seperti Thomas Lemar, N'Golo Kante, hingga pemain termahal MU, Paul Pogba.
"Anda harus lihat sendiri kualitas Sissoko nanti. Namun jangan bandingkan dia dengan Kylian Mbappe atau Kingsley Coman karena Sissoko punya kemampuan berbeda," kata Deschamps seperti dilansir Evening Standard.
"Saya sangat suka gaya bermainnya. Dia bukan anak emas saya namun dia tipikal pejuang di lapangan.
Prancis, Kualifikasi Piala Dunia 2018
Pemain Prancis, Kylian Mbappe berbincang dengan pelatih, Didier Deschamps (kiri) saat sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines, (3/10/2017). Prancis melakukan persiapan jelang melawan Bulgaria. (AFP/Franck Fife)
Sebelum membela Tottenham, Sissoko pernah membela Toulose dan Newcastle United. Ia pun menjadi andalan di lini tengah pada klub tersebut.
"Dia bekerja keras hingga sekarang membela Tottenham Sissoko tak pernah mengeluh meski hanya bermain dua menit, 10 menit, 20 menit, atau menjadi starter.
"Sissoko merupakan idola teman-temannya dan ditakuti oleh musuh. Dia salah satu pemain favorit saya.
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat timnya menang 2-1 atas Swedia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa di Stade de France, Sabtu (12/11/2016) dinihari WIB. (AP Photo/Michel Euler)
Prancis tergabung di Grup C dalam Piala Dunia 2018. Mereka akan bersaing dengan Australia, Peru, dan Denmark.
Di laga pertama, Tim Ayam Jantan akan menantang Australia. Selanjutnya mereka akan melawan Peru dan Denmark.
Prancis merupakan salah satu kandidat juara di Piala Dunia 2018 mendatang. Maklum, skuat mereka saat ini sedang memasuki masa emas.
Untuk stok gelandang pun, Prancis terbilang kelebihan stok. Selain Sissoko masih ada nama tenar lain seperti Thomas Lemar, N'Golo Kante, hingga pemain termahal MU, Paul Pogba.
"Anda harus lihat sendiri kualitas Sissoko nanti. Namun jangan bandingkan dia dengan Kylian Mbappe atau Kingsley Coman karena Sissoko punya kemampuan berbeda," kata Deschamps seperti dilansir Evening Standard.
"Saya sangat suka gaya bermainnya. Dia bukan anak emas saya namun dia tipikal pejuang di lapangan.
Prancis, Kualifikasi Piala Dunia 2018
Pemain Prancis, Kylian Mbappe berbincang dengan pelatih, Didier Deschamps (kiri) saat sesi latihan di Clairefontaine-en-Yvelines, (3/10/2017). Prancis melakukan persiapan jelang melawan Bulgaria. (AFP/Franck Fife)
Sebelum membela Tottenham, Sissoko pernah membela Toulose dan Newcastle United. Ia pun menjadi andalan di lini tengah pada klub tersebut.
"Dia bekerja keras hingga sekarang membela Tottenham Sissoko tak pernah mengeluh meski hanya bermain dua menit, 10 menit, 20 menit, atau menjadi starter.
"Sissoko merupakan idola teman-temannya dan ditakuti oleh musuh. Dia salah satu pemain favorit saya.
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps
Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat timnya menang 2-1 atas Swedia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa di Stade de France, Sabtu (12/11/2016) dinihari WIB. (AP Photo/Michel Euler)
Prancis tergabung di Grup C dalam Piala Dunia 2018. Mereka akan bersaing dengan Australia, Peru, dan Denmark.
Di laga pertama, Tim Ayam Jantan akan menantang Australia. Selanjutnya mereka akan melawan Peru dan Denmark.
3 Pemain Ini Bisa Ganti Kewarganegaraan demi Tampil di Piala Dunia 2018
Piala Dunia 2018 bakal berlangsung di Rusia, 14 Juni hingga 15 Juli mendatang. Slot 32 negara peserta dari lima konfederasi sudah terpenuhi.
Dari 32 negara, ada dua peserta yang berstatus sebagai debutan Piala Dunia 2018, yakni Islandia dan Panama. Ada 20 negara yang berkompetisi di Piada Dunia edisi sebelumnya, termasuk sang juara bertahan, Jerman.
3 Pemain Debutan Terbaik di Piala Presiden 2018
Gabung ke Chelsea, Giroud: Masa Depan Saya Suram di Arsenal
Sayangnya, Italia, juara empat kali Piala Dunia, gagal melangkahkan kakinya di Rusia. Selain Italia, ada juga Belanda, Chile, Kamerun, Ghana, Pantai Gading, dan Amerika Serikat yang juga gagal ke Piala Dunia 2018.
Jelang perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu, ada tiga pemain yang sulit masuk timnas di negaranya, tapi punya kesempatan bermain di Piala Dunia 2018. Siapa saja itu? Simak di halaman selanjutnya.
Leon Bailey
Striker muda Bayer Leverkusen, Leon Bailey lahir di Kingston, Jamaika. Dia sudah mencatatkan sekali pertandingan bersama Timnas Jamaika U-23.
Namun, dia bisa saja tampil di Piala Dunia 2018. Isu ini muncul pertama kali pada Januari 2018.
Striker berusia 20 tahun itu, seperti dikutip dari situs resmi Bundesliga, menyebut dirinya memiliki garis keturunan Inggris dari kakek-nenek sang pemain. Federasi Sepak Bola Inggris, FA pun sudah menyadari hal itu.
Ayah Bailey menegaskan, mereka sudah berkomunikasi dengan FA untuk masuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Keluarga Bailey juga sedang menunggu respons Jamaika mengenai masalah ini.
Bailey merupakan striker muda yang sedang naik daun di Bundesliga musim ini. Dia sudah mencetak sembilan gol dari 20 penampilan di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen.
Mariano Diaz
Striker terbaik Real Madrid B dan C, Mariano telah membuat penampilan bersama Republik Dominika pada 2013 dan mencetak gol di laga debutnya. Namun, dia langsung meninggalkan timnas Republik Dominika untuk mengejar kariernya sebagai pemain profesional.
Sejak saat itu, Mariano tak lagi memperkuat Republik Dominika hingga sekarang. Sekarang, setelah lima tahun, dia mempunyai kesempatan kembali memperkuat tim nasional.
Tapi tentunya bukan untuk Republik Doninika, melainkan Spanyol. Ya, striker berusia 24 tahun itu memang lahir di Spanyol, 1 Agustus 1993.
Pelatih Spanyol, Julen Lopetegui kemungkinan tertarik memasukan nama Mariano ke skuatnya. Terlebih lagi, Mariano yang menjalani masa pinjaman bersama Lyon sangat teratur mencetak gol.
Tampil di Liga Prancis sepanjang musim ini, dia sudah mencetak 14 gol dari 24 penampilan.
Willian Jose
Striker Real Sociedad, Willian Jose lahir di Porto Calvo, Brasil. Namun, hingga usianya 26 tahun, dia belum pernah merasakan membela timnas senior Brasil. Allan hanya memperkuat Timnas Brasil U-20 dengan catatan lima gol dari 15 penampilan.
Willian Jose bisa saja memperkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018. Dia sudah berada di Spanyol sejak 2014 ketika memperkuat Real Madrid B.
Eks pemain Las Palmas itu bisa saja meniru seniornya, Diego Costa yang memutuskan untuk menjadi pemain naturalisasi Spanyol. Willian Jose juga tak menutup kemungkinan bergabung dengan Timnas Spanyol.
"Brasil selalu memanggil pemain yang sama. Di sini, di Spanyol, saya pikir akan lebih mudah terpilih daripada Brasil karena Anda mendapat banyak kesempatan,
Dari 32 negara, ada dua peserta yang berstatus sebagai debutan Piala Dunia 2018, yakni Islandia dan Panama. Ada 20 negara yang berkompetisi di Piada Dunia edisi sebelumnya, termasuk sang juara bertahan, Jerman.
3 Pemain Debutan Terbaik di Piala Presiden 2018
Gabung ke Chelsea, Giroud: Masa Depan Saya Suram di Arsenal
Sayangnya, Italia, juara empat kali Piala Dunia, gagal melangkahkan kakinya di Rusia. Selain Italia, ada juga Belanda, Chile, Kamerun, Ghana, Pantai Gading, dan Amerika Serikat yang juga gagal ke Piala Dunia 2018.
Jelang perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu, ada tiga pemain yang sulit masuk timnas di negaranya, tapi punya kesempatan bermain di Piala Dunia 2018. Siapa saja itu? Simak di halaman selanjutnya.
Leon Bailey
Striker muda Bayer Leverkusen, Leon Bailey lahir di Kingston, Jamaika. Dia sudah mencatatkan sekali pertandingan bersama Timnas Jamaika U-23.
Namun, dia bisa saja tampil di Piala Dunia 2018. Isu ini muncul pertama kali pada Januari 2018.
Striker berusia 20 tahun itu, seperti dikutip dari situs resmi Bundesliga, menyebut dirinya memiliki garis keturunan Inggris dari kakek-nenek sang pemain. Federasi Sepak Bola Inggris, FA pun sudah menyadari hal itu.
Ayah Bailey menegaskan, mereka sudah berkomunikasi dengan FA untuk masuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2018. Keluarga Bailey juga sedang menunggu respons Jamaika mengenai masalah ini.
Bailey merupakan striker muda yang sedang naik daun di Bundesliga musim ini. Dia sudah mencetak sembilan gol dari 20 penampilan di Bundesliga bersama Bayer Leverkusen.
Mariano Diaz
Striker terbaik Real Madrid B dan C, Mariano telah membuat penampilan bersama Republik Dominika pada 2013 dan mencetak gol di laga debutnya. Namun, dia langsung meninggalkan timnas Republik Dominika untuk mengejar kariernya sebagai pemain profesional.
Sejak saat itu, Mariano tak lagi memperkuat Republik Dominika hingga sekarang. Sekarang, setelah lima tahun, dia mempunyai kesempatan kembali memperkuat tim nasional.
Tapi tentunya bukan untuk Republik Doninika, melainkan Spanyol. Ya, striker berusia 24 tahun itu memang lahir di Spanyol, 1 Agustus 1993.
Pelatih Spanyol, Julen Lopetegui kemungkinan tertarik memasukan nama Mariano ke skuatnya. Terlebih lagi, Mariano yang menjalani masa pinjaman bersama Lyon sangat teratur mencetak gol.
Tampil di Liga Prancis sepanjang musim ini, dia sudah mencetak 14 gol dari 24 penampilan.
Willian Jose
Striker Real Sociedad, Willian Jose lahir di Porto Calvo, Brasil. Namun, hingga usianya 26 tahun, dia belum pernah merasakan membela timnas senior Brasil. Allan hanya memperkuat Timnas Brasil U-20 dengan catatan lima gol dari 15 penampilan.
Willian Jose bisa saja memperkuat Timnas Spanyol di Piala Dunia 2018. Dia sudah berada di Spanyol sejak 2014 ketika memperkuat Real Madrid B.
Eks pemain Las Palmas itu bisa saja meniru seniornya, Diego Costa yang memutuskan untuk menjadi pemain naturalisasi Spanyol. Willian Jose juga tak menutup kemungkinan bergabung dengan Timnas Spanyol.
"Brasil selalu memanggil pemain yang sama. Di sini, di Spanyol, saya pikir akan lebih mudah terpilih daripada Brasil karena Anda mendapat banyak kesempatan,
Friday, February 23, 2018
Belalang Ancam Perhelatan Piala Dunia 2018
Belalang mengancam perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia. Serangga tersebut diperkirakan bakal menyerang rumput stadion. Kepala Departemen Pertanian Rusia Pyotr Chekmarev mengatakan, rumput lapangan di stadion bisa menjadi santapan belalang saat musim panas. "Kami telah belajar bagaimana menghadapi belalang, tetapi bagaimana agar kami tidak jatuh ke dalam skandal global terkait belalang tahun ini?" ucapnya. Dia mengatakan, sekitar 1 juta hektar lahan di Rusia sebelah selatan pernah dipenuhi belalang, termasuk di kota Volgograd, salah satu kota yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.
Jelang Piala Dunia 2018, Rusia Musnahkan Banyak Anjing Liar "Seluruh masyarakat dunia datang ke sini. Lapangan sepak bola hijau. Belalang menyukainya, di mana banyak sekali rumput hijau. Bagaimana agar mereka tidak muncul ketika pertandingan sedang berlangsung," kata Chekmarev. Sebelumnya, Otoritas Rusia juga dikabarkan memusnahkan anjing-anjing liar yang berada di kota-kota penyelenggara pertandingan Piala Dunia 2018. Gerombolan anjing liar menjadi pemandangan yang umum di kota-kota di Rusia yang didorong keengganan publik mensterilkan hewan peliharaan sehingga beberapa menjadi agresif dan mengemis makanan di jalanan. Bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Rusia Vitaly Mutko memperkirakan sekitar 2 juta hewan liar berada di kota-kota penyelenggara Piala Dunia.
Tangkal Drone Musuh, Rusia Gunakan Burung Rajawali Dia mendesak agar pemerintah kota memecahkan masalah tersebut dengan kasih sayang. "Reputasi negara dipertaruhkan karena kita bukan orang kejam yang melakukan pembunuhan massal terhadap binatang di jalanan," katanya. Presiden Rusia Vladimir Putin berharap menggunakan momen Piala Dunia 2018 untuk menunjukkan negaranya sebagai negara adikuasa, di tengah hubungan yang longgar dengan pihak Barat terkait Suriah dan Ukraina. Piala Dunia 2018 di Rusia akan diselenggarakan mulai dari 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di 12 stadion di 11 kota.
Jelang Piala Dunia 2018, Rusia Musnahkan Banyak Anjing Liar "Seluruh masyarakat dunia datang ke sini. Lapangan sepak bola hijau. Belalang menyukainya, di mana banyak sekali rumput hijau. Bagaimana agar mereka tidak muncul ketika pertandingan sedang berlangsung," kata Chekmarev. Sebelumnya, Otoritas Rusia juga dikabarkan memusnahkan anjing-anjing liar yang berada di kota-kota penyelenggara pertandingan Piala Dunia 2018. Gerombolan anjing liar menjadi pemandangan yang umum di kota-kota di Rusia yang didorong keengganan publik mensterilkan hewan peliharaan sehingga beberapa menjadi agresif dan mengemis makanan di jalanan. Bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Rusia Vitaly Mutko memperkirakan sekitar 2 juta hewan liar berada di kota-kota penyelenggara Piala Dunia.
Tangkal Drone Musuh, Rusia Gunakan Burung Rajawali Dia mendesak agar pemerintah kota memecahkan masalah tersebut dengan kasih sayang. "Reputasi negara dipertaruhkan karena kita bukan orang kejam yang melakukan pembunuhan massal terhadap binatang di jalanan," katanya. Presiden Rusia Vladimir Putin berharap menggunakan momen Piala Dunia 2018 untuk menunjukkan negaranya sebagai negara adikuasa, di tengah hubungan yang longgar dengan pihak Barat terkait Suriah dan Ukraina. Piala Dunia 2018 di Rusia akan diselenggarakan mulai dari 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di 12 stadion di 11 kota.
FIFA Sebut Indonesia Sebagai Wakil Pertama Asia di Piala Dunia
Induk organisasi sepak bola dunia ( FIFA) mengakui Indonesia sebagai wakil pertama Asia di Piala Dunia. Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi adalah negara-negara Asia yang sudah sering mentas di pesta sepak bola sejagat itu. Kendati ketiga tim tersebut paling sering muncul di Piala Dunia, rupanya FIFA mengakui bahwa wakil pertama dari Benua Kuning adalah Indonesia. Hal itu terungkap dalam sebuah sesi tanya jawab di media sosial Twitter.
PSSI Incar Indonesia Masuk 10 Besar Asia dan Tuan Rumah Piala Dunia "Tim Asia manakah yang pertama kali tampil di Piala Dunia? Hindia Belanda, dikenal saat ini dengan Indonesia, tampil dalam edisi 1938 di Perancis," demikian isi kicauan FIFA seperti dikutip Bolasport.com. Indonesia berada di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda) saat tampil di Piala Dunia 1938. Kelolosan Hindia Belanda ke putaran final bak sebuah hadiah karena wakil Asia lainnya, Jepang, mengundurkan diri akibat masalah perang. Asia memang diberikan jatah satu tempat dan hanya dua tim yang memperebutkannya saat itu. Hindia Belanda pun langsung tereleminasi setelah takluk 0-6 dari Hongaria pada partai perdana. Sekelumit kisah Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938 Piala Dunia 1938 terasa istimewa bagi sepak bola Indonesia. Bukan hanya menjadi debut putaran final, melainkan juga menjadi simbol perkenalan Hindia Belanda di kancah internasional dengan segala keterbatasannya.
Nederland-Indis, nama ini dipakai karena Indonesia masih berada di bawah kendali Belanda. Sempat terjadi perseteruan karena tim yang berangkat ke Piala Dunia 1938 di Perancis adalah bentukan Nederlandsh Indische Voetbal Unie (NIVU), bukan PSSI. Surat kabar Tionghoa berbahasa Melayu, Sin Po, mengabarkan setiap jengkal perjalanan Hindia Belanda di luar negeri. Tertulis bahwa pemain beserta ofisial tim meninggalkan Batavia melewati Tanjung Priok menuju Belanda dengan kapal MS Johan van Oldenbarnevelt pada 18 Maret 1938. Majalah Sport edisi 31 Mei 1938 merekam kegiatan para personel "Indonesia" di Hotel Duinoord di Kota Wassenaar. Pada edisi 27 Mei 1938, Sin Po melaporkan pertandingan Indonesia melawan HBS, yang berakhir imbang 2-2, sedangkan edisi 2 Juni 1938 mengupas hasil pertandingan kontra Haarlem (5-3).
Setelah singgah di Belanda untuk beberapa waktu, tim Indonesia melanjutkan perjalanan ke Perancis menggunakan kereta. Mereka berangkat dengan penuh keyakinan berkat modal hasil ciamik dari partai ekshibisi. Perancis 1938 masih menggunakan sistem sistem gugur seperti dua edisi terdahulu (1930 dan 1934). Bermodal formasi ofensif 2-3-5, Hindia Belanda menatap duel menghadapi Raksasa Eropa Timur, Hongaria, pada 5 Juni 1938 di Reims. Apa daya, Hongaria, yang belakangan keluar sebagai runner-up Piala Dunia 1938, ternyata masih terlalu tangguh untuk Hindia Belanda. Gawang Mo Heng diberondong empat gol tanpa balas sebelum turun minum. (Baca juga: Meski Gagal, Hal Ini Bikin Pep Guardiola Tak Sesali Lepas Alexis Sanchez) Gol pertama Hongaria tercipta pada menit ke-14 melalui sepakan Vilmos Kohut, disusul Geza Toldi (16'), Gyorgy Sarosi (25'), dan Gyula Zsengeller (30'). Hindia Belanda menerima gempuran terus-menerus selama 90 menit. "Negara ini agresif dan berjuang penuh semangat.
Semua orang relatif kecil, tetapi memiliki karakter pemain unik. Yang terpenting ialah mereka belajar mengatur sebuah pertandingan sepak bola internasional." Hal itu dikatakan Jan Feith, wartawan De Java Bode, yang turut menyaksikan laga Hongaria vs Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938. Skor berubah lagi menjadi setengah lusin alias 6-0 di babak kedua setelah Sarosi dan Zsengeller menyarangkan gol tambahan masing-masing pada menit ke-67 dan ke-88. Hindia Belanda mesti mengepak koper lebih dini akibat gagal melaju ke babak berikutnya. (Ade Jayadireja) PenulisEris Eka Jaya EditorEris Eka Jaya SumberBolaSport TAG: Hindia Belanda Indonesia Piala Dunia 1938 FIFA Berita Terkait Daftar 29 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2018, Minus 1 Juara Dunia PSSI Incar Indonesia Masuk 10 Besar Asia dan Tuan Rumah Piala Dunia Peringkat FIFA per Desember 2017.
PSSI Incar Indonesia Masuk 10 Besar Asia dan Tuan Rumah Piala Dunia "Tim Asia manakah yang pertama kali tampil di Piala Dunia? Hindia Belanda, dikenal saat ini dengan Indonesia, tampil dalam edisi 1938 di Perancis," demikian isi kicauan FIFA seperti dikutip Bolasport.com. Indonesia berada di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda) saat tampil di Piala Dunia 1938. Kelolosan Hindia Belanda ke putaran final bak sebuah hadiah karena wakil Asia lainnya, Jepang, mengundurkan diri akibat masalah perang. Asia memang diberikan jatah satu tempat dan hanya dua tim yang memperebutkannya saat itu. Hindia Belanda pun langsung tereleminasi setelah takluk 0-6 dari Hongaria pada partai perdana. Sekelumit kisah Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938 Piala Dunia 1938 terasa istimewa bagi sepak bola Indonesia. Bukan hanya menjadi debut putaran final, melainkan juga menjadi simbol perkenalan Hindia Belanda di kancah internasional dengan segala keterbatasannya.
Nederland-Indis, nama ini dipakai karena Indonesia masih berada di bawah kendali Belanda. Sempat terjadi perseteruan karena tim yang berangkat ke Piala Dunia 1938 di Perancis adalah bentukan Nederlandsh Indische Voetbal Unie (NIVU), bukan PSSI. Surat kabar Tionghoa berbahasa Melayu, Sin Po, mengabarkan setiap jengkal perjalanan Hindia Belanda di luar negeri. Tertulis bahwa pemain beserta ofisial tim meninggalkan Batavia melewati Tanjung Priok menuju Belanda dengan kapal MS Johan van Oldenbarnevelt pada 18 Maret 1938. Majalah Sport edisi 31 Mei 1938 merekam kegiatan para personel "Indonesia" di Hotel Duinoord di Kota Wassenaar. Pada edisi 27 Mei 1938, Sin Po melaporkan pertandingan Indonesia melawan HBS, yang berakhir imbang 2-2, sedangkan edisi 2 Juni 1938 mengupas hasil pertandingan kontra Haarlem (5-3).
Setelah singgah di Belanda untuk beberapa waktu, tim Indonesia melanjutkan perjalanan ke Perancis menggunakan kereta. Mereka berangkat dengan penuh keyakinan berkat modal hasil ciamik dari partai ekshibisi. Perancis 1938 masih menggunakan sistem sistem gugur seperti dua edisi terdahulu (1930 dan 1934). Bermodal formasi ofensif 2-3-5, Hindia Belanda menatap duel menghadapi Raksasa Eropa Timur, Hongaria, pada 5 Juni 1938 di Reims. Apa daya, Hongaria, yang belakangan keluar sebagai runner-up Piala Dunia 1938, ternyata masih terlalu tangguh untuk Hindia Belanda. Gawang Mo Heng diberondong empat gol tanpa balas sebelum turun minum. (Baca juga: Meski Gagal, Hal Ini Bikin Pep Guardiola Tak Sesali Lepas Alexis Sanchez) Gol pertama Hongaria tercipta pada menit ke-14 melalui sepakan Vilmos Kohut, disusul Geza Toldi (16'), Gyorgy Sarosi (25'), dan Gyula Zsengeller (30'). Hindia Belanda menerima gempuran terus-menerus selama 90 menit. "Negara ini agresif dan berjuang penuh semangat.
Semua orang relatif kecil, tetapi memiliki karakter pemain unik. Yang terpenting ialah mereka belajar mengatur sebuah pertandingan sepak bola internasional." Hal itu dikatakan Jan Feith, wartawan De Java Bode, yang turut menyaksikan laga Hongaria vs Hindia Belanda pada Piala Dunia 1938. Skor berubah lagi menjadi setengah lusin alias 6-0 di babak kedua setelah Sarosi dan Zsengeller menyarangkan gol tambahan masing-masing pada menit ke-67 dan ke-88. Hindia Belanda mesti mengepak koper lebih dini akibat gagal melaju ke babak berikutnya. (Ade Jayadireja) PenulisEris Eka Jaya EditorEris Eka Jaya SumberBolaSport TAG: Hindia Belanda Indonesia Piala Dunia 1938 FIFA Berita Terkait Daftar 29 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2018, Minus 1 Juara Dunia PSSI Incar Indonesia Masuk 10 Besar Asia dan Tuan Rumah Piala Dunia Peringkat FIFA per Desember 2017.
Thursday, February 22, 2018
15 Pemain Masuk Skuat Selecao
Pelatih Brasil Tite sudah punya 15 nama pemain yang sudah pasti masuk skuat Selecao untuk tampil di Piala Dunia 2018 mendatang. Siapa saja?
Dalam sebuah wawancara dengan UOL Esporte yang dikutip ESPNFC, Tite menyebut sejumlah nama pemain yang sudah dijamin masuk skuat untuk tampil musim panas mendatang.
Dari daftar itu ada kuartet Brasil di Paris Saint-Germain, yakni Daniel Alves, Marquinhos, Thiago Silva, dan Neymar. Sedangkan dari Premier League ada Roberto Firmino (Liverpool), Willian (Chelsea), dan Gabriel Jesus dan Fernandinho (Manchester City).
Selain itu tempat otomatis lain dipegang oleh duo Barcelona, Philippe Coutinho dan Paulinho, Casemiro dan Marcelo dari Real Madrid, kiper AS Roma Alisson, Miranda dari Inter Milan, dan pemain Beijing Guoan Renato Augusto.
Dengan demikian maka tinggal tersisa delapan tempat kosong dalam skuat Brasil-nya Tite untuk tampil di Rusia musim panas mendatang. Tempat ini akan diperebutkan pemain-pemain macam Alex Sandro, Douglas Costa, dan Ederson.
"Daftar ini masih terbuka pada satu bagian dan sudah tertutup di bagian lainnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Klassemen Liga Spanyol Sesudah Barcelona Menekuk Real Betis 4-1
Barcelona sukses menaklukkan tuan-rumah Real Betis dengan score 4-1 dalam pertandingan minggu ke-28 Liga Spanyol di Stadion Benito Villamari...
-
Cara bermain togel jenis shio yaitu dengan menebak 2D belakang dari keluaran togel, setiap shio memliki 1 angka, setiap angka akan berbeda s...
-
Kesempatan ini kita juga akan sedikit mengulas berkenaan berolahraga Tinju atau boxing yang miliki pecinta yg tidak sedikit di Indonesia. Ol...
-
Manchester United baru saja kalah secara menghebohkan 1-2 dari Wolverhampton Wanderers pada perempat final Piala Asosiasi Sepak Bola Inggris...










